Senin, 20 Juni 2016

DHCP Server di MIKROTIK

hallo,,
Assalamualai'kum,,, jumpa lagi dengan aku, dalam pembahasan kali ini saya akan membahas tentang DHCP di Mikrotik. yoshhh,,, kita mulai saja...

1. NIC nya kita buat dua yaitu untuk terhubung ke internet dan untuk ke clientnya.
karena saya sudah mempunyai 1 NIC jadi saya tinggal menambhkan 1 lagi, lakukan perintah di atas.

2.  masuk ke konfigurasi dhcp, lakukan perintah seperti pada gambar di bawah,!
keterangan :
a. dhcp server interface : yaitu berisi interface atau nama NIC yang akan di buat dhcp karena saya disini dikasih namanya inet jadi saya pilih yang inet.
b. dhcp address space : adalah network address yang akan di dhcp kan, saya menggunakan ip 192.168.42.0/24
c. gateway for dhcp network : ini adalah gateway dari network. saya menggunakan ip 192.168.42.1
d. address to give out : adalah range ip yang akan kita sewakan kepada client saya hanya meminjamkan 9 ip saja.
e. dns server : saya menggunakan dns google saja supaya lebih mudah.
f. lease time : artinya ketika client mendapatkan ip dari server, client itu diberi waktu oleh server misalkan 10 menit, jika dalam 10 menit client itu tidak kembali maka ip dari client tersebut akan di berikan ke client yang lain.

3. periksa konfigurasi dhcp, ketikan perintah ip dhcp-server print



 4. ketikan perintah interface ethernet set 0 arp=reply-only 
 
catatan :
settingan ini berguna untuk, jika suatu saat ada client yang iseng-iseng menggunakan static ip address untuk akseske server maka server akan otomatis menolak, sehingga client diharuskan untuk memakai DHCP. kenapa? karena jika tidak di setting server akan sulit menemukan kesalahan jika terjadi bentrok antara ip yang sama, misalkan ada client yang menggunakan static ip yang digunakan oleh dhcp-server dan yang dhcp pun menggunakan ip yang sama, server akan sulit menentukan manakah ip duplicat dan mana yang asli, sehingga akan mengakibatkan bentroknya ip.
contoh kita disini memakai ip dhcp, kita dapatkan akses internet dan juga bisa ping ke server.


disini kita sudah mendapatkan ip dari server dalam bentuk dhcp, kita periksa di server lakukan perintah ip dhcp-server lease print , disana akan terlihat ip mana yang disewakan.

kita coba ping detik.com

tanda lingkaran kuning menunjukan bahwa ping berhasil.
 kita coba menggunakan static dalam range ip yang sudah di sewakan,!

kita coba ping ke detik.com

saya memberi garis merah, artinya meskipun dalam range ip yang sudah disewakan client tidak akan dapat mengakses internet.

saya menggunakan ip non range dhcp-server

kita coba kembali ping ke detik.com


saya memberi garis warna ungu, artinya server tidak memberi akses internet meskipun itu non range ip dhcp-server, karena client diharuskan untuk menyewa ip dari dhcp-server maka client akan mendapatkan akses internet.


catatan : akses internet dapat terjadi jika firewall sudah di setting terlebih dahulu.



sekian tutorial dari saya, semoga bermanfaat, dan semoga anda paham dengan apa yang saya maksudkan. Terimkasih.....
wassalam PENGEJAR ILMU.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar